21 Mei 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Bunker Kaliadem di kaki Gunung Merapi sebelah selatan merupakan tempat dolan yang menarik di Jogja.

Bunker Kaliadem di kaki Merapi sebelah selatan merupakan salah satu tempat dolan yang cukup mengasyikkan untuk dikunjungi saat kamu ke Jogja.

Bunker Kaliadem di Kaki Merapi, Dolan Sambil Bertualang

JALANAN JOGJA – Bunker Kaliadem di kaki Merapi sebelah selatan merupakan salah satu tempat dolan yang cukup mengasyikkan untuk dikunjungi saat kamu ke Jogja.

Kali ini kita menyusuri jalanan Jogja menuju ke arah utara, tepatnya di Bunker Kaliadem, Desa Kinahrejo, Hargoninangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta.

Bunker ini terletak sekitar 30 kilometer ke arah utara dari pusat Kota Yogyakarta. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan rental untuk menuju Bunker Kaliadem.

Rute yang paling mudah adalah melalui Jalan kaliurang. Kamu bisa menggunakan peta daring atau google map, dan menempuh waktu perjalanan sekitar satu jam.

Seorang anak bermain di sekitar Bunker Kaliadem, Yogyakarta, dengan latar belakang Gunung Merapi.

Setibanya di kawasan Kaliurang, kamu bisa memilih untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan jip wisata untuk menikmati keindahan tempat itu.

Kalau sekadar ingin mengunjungi Bunker Kaliadem, kamu hanya harus membayar retribusi masuk tempat wisata dan biaya parkir kendaraan di sana.

Dari sekitar bunker, jika cuaca sedang cerah, Gunung Merapi akan terlihat berdiri kokoh di sebelah utara.  Seperti kokohnya perasaan ini padamu.

Tapi, saat cuaca sedang tidak mendukung atau tidak bersahabat, kamu hanya bisa melihat sebagian badan Gunung Merapi.

Artikel Menarik: Embung Imogiri Bantul, Unik, Pengendali Banjir dan Tempat Dolan

Jangan khawatir bakal kelaparan atau kehausan di tempat itu. Di sekitar bunker terdapat cukup banyak warung yang menjual makanan dan minuman.

Sejumlah warung yang ada di sekitar kawasan Bunker Kaliadem, Yogyakarta.

Bahkan, kamu bisa membeli oleh-oleh khas di warung-warung itu, mulai dari cobek batu, bunga edelweiss, hingga kaus atau topi.

Sejarah Bunker Kaliadem di Kaki Merapi

Bunker Kaliadem dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sleman pada tahun 2001, dan diresmikan empat tahun kemudian.

Tujuan pembangunan bunker ini untuk melindungi siapa pun di kawasan itu yang tidak sempat menyelamatkan diri jika Gunung Merapi memuntahkan awan panas.

Tapi, saat Gunung Merapi erupsi di tahun 2006, dua relawan mencoba berlindung di bunker ini untuk menyelamatkan diri dari awan panas.

Baca juga: Runtuhnya Keindahan Tamansari Jogja, Sekelumit Potongan Sejarah

Sayang sekali, bunker yang kokoh itu tidak mampu melindungi mereka dari suhu ekstrem awan panas.

Seorang anak berjalan di sekitar Bunker Kaliadem, Yogyakarta, dengan latar belakang Gunung Merapi.

Kedua relawan itu meninggal dunia di dalam bunker dan jenazahnya ditemukan di ruang toilet bunker.

Saat ini lebih banyak orang yang berkunjung ke  Bunker Kaliadem untuk berwisata. Di sana kamu bisa berswafoto dengan latar belakang Gunung Merapi, atau bunker.

Selain Bunker Kaliadem, cukup banyak tempat dolan atau lokasi wisata di sekitar tempat itu, yang terdekat adalah Desa Wisata Kinahrejo, tempat dulu Mbah Maridjan tinggal.

Jika waktu yang kamu miliki cukup senggang, tidak ada salahnya menjajal jip wisata yang banyak tersedia di kawasan itu.

Kamu bisa menikmati salah satu tempat tersejuk di Yogyakarta dari atas jip, tentu saja sambil merekam perjalananmu.

Sejumlah wisatawan asyik menikmati alam Sungai Kuning di kawasan Kaliurang, Yogyakarta.

Jika mengunjungi kawasan wisata Kaliurang dan sekitarnya saat berkunjung ke Jogja, sebaiknya kamu datang saat pagi hari, ketika puncak Gunung Merapi masih terlihat jelas, dan tentu saja udara masih sangat sejuk. Sesejuk tatapanmu ketika masih menjadi milikku.

 

 

 761 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!