20 September 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Seorang anak melihat koleksi topeng yang ada di Museum Sonobudoyo, Jogja.

Seorang anak melihat koleksi topeng yang ada di Museum Sonobudoyo, Jogja.

Dekat Titik Nol Jogja, Museum Sonobudoyo Simpan Sejarah dan Kenangan

JALANAN JOGJA – Museum yang dekat titik nol Jogja? Ada beberapa museum yang letaknya tidak terlalu jauh dari titik nol kilometer Yogyakarta, salah satunya adalah Museum Sonobudoyo.

Sepertinya kali ini kita tidak akan jauh-jauh menyusuri jalanan Jogja, cuma di sekitar titik nol kilometer Jogja, atau di sekitar Malioboro dan Alun-alun Utara.

Masih seperti yang sebelum-sebelumnya, aku nggak lupa mengingatkan bahwa Jogja nggak bisa lepas dari yang namanya kenangan, sejarah, dan rindu.

Mungkin sebaiknya kali ini nggak perlu dulu membahas rindu. Sebab, tanpa aku bahas pun kamu pasti tahu bahwa rasa rindu ini tetap tersimpan, dan semoga bukan hanya jadi kenangan.

Seorang anak menyentuh kaca etalase tempat koleksi keris Museum Sonobudoyo. Saat kaca disentuh, keris di dalam etalase terlihat menyala, Jumat, 21 Januari 2022. Foto: Jalanan Jogja.

Kembali ke kenangan dan sejarah. Selain jadi salah satu daerah tujuan dolan atau berwisata, Jogja juga merupakan kota bersejarah (yang tentu saja sejarahnya akan terus dikenang).

Nah, salah satu lokasi untuk menyimpan sejarah, eh bukan menyimpan ding, sepertinya lebih tepat kalau kita sebut dengan lokasi untuk belajar sejarah, adalah museum.

Buat kamu yang kebetulan lagi dolan atau jajan di Jogja, nggak ada salahnya kalau mampir di Museum Sonobudoyo ini. Letaknya tepat di sebelah utara Alun-alun Utara, atau di selatan titik nol.

Biasanya nih, wisatawan yang ke Jogja kan selalu dolan ke Malioboro. Nah, sempatkan saja sedikit waktu buat ngelihat koleksi sejarah di Museum Sonobudoyo.

Harga Tiket Masuk Museum Dekat Titik Nol Jogja

Untuk belajar sejarah dan melihat langsung koleksi benda-benda bersejarah di Museum Sonobudoyo, kamu nggak perlu merogoh kantung dalam-dalam.

Museum yang pengelolaannya oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini mematok harga tiket masuk yang sangat terjangkau.

Tiket untuk orang dewasa harganya cuma Rp3000, dan tiket untuk anak-anak cuma Rp2500.

Tapi, sebelum masuk ke area museum, pengunjung wajib mencuci tangan dan menunjukkan kartu vaksin atau memindai kode batang di aplikasi PeduliLindungi.

Suhu tubuhmu juga bakal diperiksa sebelum memasuki area museum. Setelah itu, kamu boleh masuk melewati pintu yang dijaga oleh mbak-mbak dan mas-mas.

Di ruangan pertama, seperangkat alat musik tradisional akan menyambut siapa saja yang datang. Kamu bisa berswafoto dengan latar belakang gamelan.

Saat memasuki ruangan kedua dan seterusnya, kamu bisa melihat sejumlah barang koleksi jadul yang ada di dalam etalase kaca.

Jangan kaget kalau di salah satu ruangan, ada replika tengkorak yang tergeletak di dalam semacam peti mati terbuat dari batu, di bawah lantai.

Di ruangan selanjutnya juga terdapat sejumlah benda lawas, mulai dari kapak batu, senjata tradisional seperti keris, hingga wayang dan koleksi permainan tradisional anak.

Di ruangan lain juga ada koleksi peralatan membatik, mulai dari canting atau alat menoreh lilin cair, hingga kain batik yang sudah jadi.

Seorang anak menyasikan pertunjukan wayang tentang Ramayana di Museum Sonobudoyo, Jogja, Jumat, 21 Januari 2022. Foto: Jalanan Jogja

Museum Paduan Lawas dan Modern

Uniknya lagi, di salah satu ruangan, tempat sejumlah senjata tradisional terpajang di etalase kaca, kamu bisa “menyalakan” keris yang ada di dalamnya.

 

Kamu cukup menempelkan ujung jari ke permukaan kaca, tepat di depan senjata yang ingin kamu munculkan keterangannya. Setidaknya ada tiga keris yang bisa menyala saat kacanya disentuh.

Baca juga: Bunker Kaliadem di Kaki Merapi, Dolan Sambil Bertualang

Selanjutnya, di ruangan lain, yang berisi sejumlah tokoh wayang kulit, kamu bisa menyaksikan film animasi yang diproyeksikan di dinding ruangan.

Secara umum, Museum Negeri Sonobudoyo memiliki total 10 jenis koleksi yaitu :

  1. Geologi
  2. Biologi
  3. Etnografi
  4. Arkeologi
  5. Historika
  6. Numismatika
  7. Filologika
  8. Keramologika
  9. Senirupa
  10. Teknologi
Sejumlah arca atau patung batu koleksi Museum Sonobudoyo, Jogja, yang ada di halaman museum, Jumat, 21 Januari 2022. Foto: Jalanan Jogja

Oh iya, saat keluar dari ruangan, di halaman museum kamu juga bisa melihat dua meriam lawas dan sejumlah arca atau patung batu. Sekilas seperti kamu saat marah, diam dan membisu.

 1,821 kali dilihat,  9 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!