Embung Imogiri Bantul, Unik, Pengendali Banjir dan Tempat Dolan

JALANAN JOGJA – Embung Imogiri Bantul yang unik, jadi salah satu lokasi menarik untuk disusuri saat kita sedang berada di Jogja. Seperti namanya, Embung Imogiri berlokasi di kawasan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Pembangunan embung ini sebetulnya memiliki tujuan utama untuk konservasi air dan pengendalian banjir.

Tapi, karena bentuknya yang unik dan nJawani, ditambah lagi lokasinya yang cukup indah untuk sekadar melepas penat, embung ini juga menjadi potensi tempat dolan atau destinasi wisata baru.

Embung Imogiri di Bantul yang jika dari ketinggian tampak berbentuk seperti gunungan wayang ini terletak sekitar 15 kilometer ke arah tenggara dari pusat kota Yogyakarta.

Untuk bisa sampai di tempat ini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi umum berupa ojek online.

Embung Imogiri ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Ditjen Sumber Daya Air pada tahun 2020.

Di laman resmi Kementerian PUPR menyebutkan bahwa anggaran yang dipakai untuk pembangunannya sebesar Rp7,9 miliar.

Kapasitas tampung Embung Imogiri sebesar 64.099 m3 dengan luas genangan 1,13 ha.

Embung Imogiri Bantul Cocok untuk Dolan

Embung Imogiri di Bantul ini cocok buat kamu yang ingin melepas penat dan merefresh kondisi saat sore hari. Kamu bisa menikmati senja di tepi danau sambil berjalan-jalan bersama dia. Iya, dia. Bukan aku.

Baca juga: Warung Angkringan Puncak Bibis Jogja, Tempat Jajan Unik Instagramable

Bukan hanya menikmati angin sore dan hangatnya bermandi sinar matahari. Kamu juga bisa melihat burung-burung yang beterbangan menuju perbukitan di daerah itu.

Saat ini belum ada tarif khusus untuk pengunjung yang ingin memasuki kawasan Embung Imogiri.

Setelah kamu puas menikmati keindahan Embung Imogiri Bantul yang unik ini, kalau kamu masih punya waktu yang cukup senggang, kamu bisa mengunjungi sejumlah tempat lain di sekitar Embung Imogiri.

Di kawasan Imogiri terdapat beberapa desa wisata, termasuk sentra perajin wayang kulit di kawasan Pucung, di Dusun Karangasem, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul.

Di Pucung, para perajin wayang kulit biasanya menggunakan kulit sapi atau kerbau sebagai bahan baku.

Tapi, nantilah lain waktu baru kita menyusuri jalanan Jogja ke sentra perajin wayang kulit itu.

(Foto: Kementerian PUPR)

 1,085 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Next Post

Runtuhnya Keindahan Tamansari Jogja, Sekelumit Potongan Sejarah

Sel Jan 4 , 2022
Share on Facebook Tweet it Share on Reddit Pin it Share it Email JALANAN JOGJA – Runtuhnya keindahan Tamansari Jogja di masa lalu menjadi bagian dari sejarah. Seperti juga Jogja, yang tak bisa dipisahkan dengan sejarah dan budaya. Kali ini kita menyusuri jalanan Jogja untuk […]
Seorang wisatawan berjalan menaiki tangga di Sumur Gumuling, kawasan Tamansari Jogja.

Mungkin Kamu Suka

error: Content is protected !!