20 September 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Dua anak melihat dari jauh koleksi Museum Biologi UGM Jogja berupa kerangka fauna, Kamis, 10 Februari 2022. Foto: Jalanan Jogja

Dua anak melihat dari jauh koleksi Museum Biologi UGM Jogja berupa kerangka fauna, Kamis, 10 Februari 2022. Foto: Jalanan Jogja

Museum Biologi UGM Jogja, Dolan Sambil Nambah Pengetahuan

JALANAN JOGJA – Lokasi Museum Biologi UGM tidak terlalu jauh dari titik nol kilometer Jogja, hanya sekitar 1,5 kilometer ke timur, tepatnya di Jl Sultan Agung No. 22 Yogyakarta.

Entah kenapa, tapi, selama beberapa waktu terakhir ini sepertinya kita lebih banyak menyusuri jalanan Jogja untuk dolan ke museum.

Mungkin karena museum itu seperti kamu, selalu menyimpan sejarah dan kenangan. Walaupun, museum yang kita datangi hari ini, Kamis, 10 Februari 2022 berbeda.

Museum Biologi UGM merupakan bagian dari Fakultas Biologi Universitas gadjah Mada (UGM). Museum ini menyimpan koleksi beragam flora dan fauna, alias tumbuhan dan hewan.

Sebagian koleksi hewan yang ada di museum ini merupakan hewan mati yang diawetkan. Mungkin seperti perasaanmu yang telah mati, tapi tetap awet kujaga.

Mengutip dari laman resmi Museum Biologi UGM, museum ini menyimpan 1.383 koleksi Biologika, 14 koleksi Arkeologika, 1 koleksi Historika, dan 1 koleksi Etnografi.

Seorang anak perempuan berdiri di dekat salah satu koleksi milik Museum Biologi UGM Jogja, Kamis, 10 Februari 2022. Foto: Jalanan Jogja.

Museum Biologi UGM termasuk kategori museum khusus pendidikan, dengan fokus pendidikan hayati.

Koleksi tumbuhan yang ada di museum ini berupa herbarium basah dan kering. Sedangkan koleksi hewan atau fauna berupa awetan basah, taksidermi dan kerangka.

Sebagian koleksi yang ada di situ berasal dari Indonesia, tapi, ada juga dari luar negeri yang merupakan sumbangan dari peneliti, dosen maupun masyarakat.

Beberapa koleksi merupakan fauna langka dan terlindungi seperti komodo, harimau, beruang madu, trenggiling, burung cendrawasih dan burung elang.

Ada beberapa koleksi yang mungkin menarik buat kamu, misalnya beragam jenis ular yang telah diawetkan di dalam toples, termasuk telur ular kobra Jawa.

Beberapa kerangka hewan juga ada di situ, mulai dari duyung hingga gajah dan badak Jawa.

Lokasi Museum Biologi UGM dan Tiket Masuk

Seperti yang sudah tertulis di awal, lokasi Museum Biologi UGM Jogja terletak hanya sekitar 1,5 kilometer dari titik nol kilometer Jogja.

Kamu bisa meluangkan waktu untuk megunjungi museum ini saat dolan atau jajan di kawasan Malioboro.

Jika dari arah Malioboro, kamu bisa menggunakan angkutan umum Bus TransJogja, atau menggunakan jasa becak motor yang biasanya ada di sekitar Malioboro.

Atau, kalau kamu enggan repot dan lebih suka simpel, kamu bisa menggunakan jasa angkutan umum onine atau ojek online.

Meskipun di museum ini kamu bisa belajar dan menambah pengetahuan, kamu nggak harus merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa melihat langsung koleksi Museum Biologi UGM.

Pengelola mematok harga tiket masuk sebesar Rp5 ribu untuk pelajar, dan Rp7 ribu untuk orang dewasa atau nonpelajar. Harga yang sangat terjangkau untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan.

Setelah puas mengelilingi sejumlah ruangan dan melihat koleksi milik museum, kamu bisa kembali ke kawasan Malioboro atau memilih untuk mengunjungi museum lain di sekitar situ.

Hanya sekitar 150 meter di sebelah timur Museum Biologi UGM terdapat museum lain, yakni Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Di situ tersimpan sejumlah benda bersejarah yang pernah Jenderal Sudirman gunakan saat berperang gerilya.

Foto Museum Biologi UGM Jogja

 1,878 kali dilihat,  11 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!