Wisata Ledok Sambi, Tempat Liburan Seru di Utara Jogja

Bagikan

Hampir setiap saat muncul tempat dolan atau wisata baru di Jogja.  Tidak jarang tempat dolan itu justru bukan berada di tengah kota, melainkan cukup jauh ke pinggiran. Beberapa tempat dolan itu bahkan ditemukan secara tidak sengaja, kemudian viral di media sosial. Mungkin kamu pernah mendengar beberapa di antaranya. Salah satunya adalah Ledok Sambi di utara Jogja, tempat liburan di Jl Kaliurang Km 19,2 Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. 

Ya, Ledok Sambi sempat viral beberapa waktu lalu, dan mungkin saat ini tempat itu bukan yang terbaru di utara Jogja. Meski bukan lagi termasuk tempat wisata baru, pembaruan wahana permainan di Ledok Sambi terus berlanjut. Mungkin seperti perasaanku padamu, tidak pernah usang karena terus menerus kuperbarui, meski kau telah berlalu. Maaf sedikit ngelantur. Tapi, hampir semua hal selalu mengingatkan padamu. 

Aku rasa sebaiknya kita kembali ke Ledok Sambi. Tempat wisata alam ini terletak sekitar 19 kilometer ke arah utara Kota Yogyakarta. Lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat tempat ini terasa sejuk bahkan saat siang hari.

Pengelola Ledok Sambi adalah warga masyarakat setempat. Pengelola tidak mematok harga tanda masuk lokasi wisata. Kamu hanya harus membayar seikhlasnya,  dengan memasukkan uangnya ke dalam semacam kotak amal di depan pintu masuk.

Di masa pandemi seperti saat ini, pengelola mewajibkan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Persis seperti saat kau menjaga jarak saat mulai berniat pergi dariku. 

Seperti namanya, Ledok Sambi terletak di tepi sungai kecil yang mengalir jernih di utara Jogja. Itu kembali mengingatkanku pada beningnya bola matamu. Dalam bahasa Indonesia, ledok berarti tempat yang terletak di tepi sungai atau di dataran rendah. Mungkin serendah aku di matamu.

Seorang pengunjung LEdok Sambi meluncur di wahana flying fox sambil merekam menggunakan kamera ponselnya.

Pengelola menyiapkan sejumlah tenda di tepi sungai. Tenda-tenda itu bisa menjadi tempat berteduh para pengunjung. Meski tak seteduh senyummu saat masih bersamaku.

Meluncur dan Menembak di Ledok Sambi

Mungkin akan membosankan jika hanya bermain air dan menikmati pemandangan alam di Ledok Sambi sepanjang hari. Jangan khawatir. Rasa bosan bermain di utara Jogja tidak akan menyelimutimu, iya, kamu, yang sedang membaca tulisan ini. 

Pengelola Ledok Sambi menyiapkan beberapa wahana permainan di situ, yaitu flying fox, paintball war, dan sarana outbond yang seru. Salah satu tujuannya tentu saja agar pengunjung tidak bosan. Seandainya waktu itu aku melengkapi diriku dengan wahana permainan, mungkinkah kamu tidak merasa bosan? 

Pengunjung tidak perlu merogoh kantung terlalu dalam untuk menikmati wahana-wahana permainan itu. Wahana flying fox misalnya, hanya dibanderol dengan harga Rp25 ribu per orang. Sementara, untuk paintball war ada beberapa paket dengan harga berbeda.

Paket pertama Rp30 ribu dengan kuota 30 bola, paket kedua Rp50 ribu dengan jumlah peluru 50 bola, dan paket ketiga Rp80 ribu untuk peluru berjumlah 80 bola. 

Seorang anak yang bermain paintball di Ledok Sambi, mengangkat tangannya tanda menyerah.

Di situ kamu tinggal bermain. Pengelola telah menyiapkan peralatannya, termasuk helm, rompi, dan kacamata pengaman. Sebelum bermain, instruktur permainan akan memberi petunjuk agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Nah, kalau kamu punya rencana berkunjung ke Jogja, kamu bisa memasukkan Ledok Sambi sebagai salah satu tempat yang akan kamu datangi. 

 320 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!