21 Mei 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Teras Malioboro. Tulisan tentang romantisme di setiap sudut Kota Jogja, di dinding Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

Teras Malioboro. Tulisan tentang romantisme di setiap sudut Kota Jogja, di dinding Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

Teras Malioboro, Sudut Jogja yang Mungkin Belum Pernah Kamu Kunjungi

JALANAN JOGJA – Teras Malioboro, sudut Jogja yang mungkin belum pernah kamu kunjungi. Nama ini mungkin masih asing terdengar, terutama buat mereka yang bukan merupakan warga asli Jogja.

Tapi, beberapa waktu ke depan, bukan tidak mungkin nama Teras Malioboro menjadi sangat populer, bukan hanya untuk warga Jogja saja, tapi juga untuk wisatawan atau pengunjung.

Teras Malioboro. deretan gerobak dan meja serta kursi di salah satu sudut Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

Bahkan, bisa jadi nantinya Teras Malioboro menjadi salah satu tempat favorit buat kamu yang sedang dolan ke Jogja dan mencari oleh-oleh.

Kali ini kita menyusuri jalanan Jogja di sekitar kawasan titik nol saja, di sekitar Malioboro, tempat yang kemungkinan besar kamu datangi saat ke Jogja.

Baca juga: Dekat Titik Nol Jogja, Museum Sonobudoyo Simpan Sejarah dan Kenangan

Teras Malioboro adalah tempat yang nantinya bakal menjadi lokasi menjual para pedagang kaki lima kawasan Malioboro.

Teras Malioboro. Suasana di lantai 2 Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

Ya, pemerintah daerah di Jogja memang menyiapkan Teras Malioboro sebagai tempat relokasi para pedagang yang tadinya menjual di emperan toko sepanjang kawasan itu.

Ada dua Teras Malioboro yang nantinya bakal menjadi tempat para PKL berjualan, yaitu Teras Malioboro I dan Teras Malioboro II.

Keduanya terletak di kawasan Malioboro juga, jadi kamu nggak perlu khawatir bakal jalan jauh buat cari oleh-oleh khas Malioboro.

Teras Malioboro I letaknya tidak jauh dari titik nol kilometer Jogja, hanya beberapa ratus meter ke arah utara. Gedug itu adalah bekas Bioskop Indra.

Atau kalau kamu dari Pasar Beringharjo, kamu tinggal menyeberang ke arah barat. Tapi, saat ini lokasi itu masih kosong, seperti hatiku yang hampa ketika kamu pergi.

Ya, saat menyusuri jalanan Jogja menuju ke Teras Malioboro, Kamis, 27 Januari 2022, belum ada satu pun pedagang yang menempati lokasi itu.

Teras Malioboro Sudut Lain Jogja

Tapi ada kalimat klasik yang tertempel di dinding depan Teras Malioboro I, “Bagi setiap orang yang pernah tinggal di Jogja, setiap sudut kota di Jogja itu, romantis”.

Sepertinya itu bener banget. Kalimat yang lebih klasik juga ada di tempat itu, “Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan”.

Suasana di lantai 2 Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

Teras Malioboro I dilengkapi dengan toilet, eskalator, lift, dan sejumlah fasilitas lain. Selain lapak-lapak di dalam ruangan, juga ada sejumlah gerobak di halaman.

Mungkin, ini mungkin lho ya. Mungkin gerobak-gerobak itu nantinya akan digunakan oleh pedagang kuliner. Karena di sekitar gerobak juga terdapat meja dan kursi seperti di warung-warung.

Jadi, nanti setelah para pedagang menempati lokasi itu, kalo kamu mau dolan atau jajan di Malioboro cukup datang ke situ.

Setelah itu, kamu bisa kembali jalan-jalan menyusuri kawasan Malioboro buat berswafoto atau sekadar menikmati senja.

Oh iya, selain Teras Malioboro I, kamu juga bisa dolan ke Teras Malioboro II. Lokasinya berada nggak jauh dari Kantor DPRD DIY.

Buat kamu yang datang ke Jogja menggunakan kereta api, Teras Malioboro II lebih dekat untuk didatangi.

Kamu juga bisa mampir sebentar di Selasar Malioboro yang letaknya tepat di sebelah selatan Stasiun Tugu.

Jangan lupa agendakan untuk dolan dan jajan di Pasar Beringharjo, Selasar Malioboro, atau Teras Malioboro saat kamu ada di kawasan legendaris ini.

Lapak yang disiapkan untuk pedagang di lantai 2 Teras Malioboro. Foto: Jalanan Jogja.

 

 1,497 kali dilihat,  9 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!