5 Agustus 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Koran Dinding di Jogja

Seorang pria membaca koran dinding yang ada di Alun-Alun Selatan Jogja, Selasa (26/7/2022). Foto: Jalanan JOgja.

Koran Dinding di Jogja, Masihkah Ada?

JALANANJOGJA.COM – Koran dinding di Jogja masih dapat kita temukan di sejumlah titik, baik koran dinding di gang atau lorong, maupun koran dinding tepi jalan.

Mungkin koran dinding mulai menjadi sesuatu yang langka di sejumlah daerah, bahkan di Jogja sekalipun.

Belasan hingga puluhan tahun lalu, hampir di setiap sudut gang atau jalan, kita bisa melihat orang-orang yang berdiri di depan papan koran dinding.

Saat itu, pembaca koran dinding pun tidak ada kalangan tertentu yang mendominasi, mulai dari pelajar, pencari kerja, hingga para pekerja.

Namun, waktu yang terus berjalan dan perkembangan teknologi menyebabkan koran-koran dinding itu berguguran satu demi satu.

Banyak orang yang lebih memilih membaca berita dan mencari informasi melalui media-media daring atau online.

Selain lebih praktis, sebagian orang meyakini bahwa berita maupun informasi melalui media daring pun lebih cepat tersampaikan.

Pembaca tidak harus menunggu esok hari untuk membaca peristiwa yang terjadi hari ini. Meskipun, terkadang kecepatan tak selalu berbanding lurus dengan akurasi.

Lingkup informasi yang mereka peroleh dari media daring juga lebih luas.

Cukup berbekal paket data internet, pemilik smartphone bisa mengakses berita-berita dari daerah lain maupun dari luar negeri.

Baca juga: Fakta Menarik Warung Angkringan di Jogja, Menu hingga Lokasi

Perlahan pembaca koran dinding mulai berkurang. Hanya segelintir orang yang berdiri sambil membaca informasi dari koran dinding.

Diskusi-diskusi kecil yang biasanya terjadi di sekitar papan koran dinding, khususnya mengenai berita yang mereka baca pun semakin berkurang.

Tak jarang orang hanya singgah sebentar saat kebetulan melintas di dekat koran dinding. Membaca berita atau informasi yang sekiranya menarik, lalu pergi.

Meski demikian, ternyata masih ada sedikit orang yang tetap memiliki kepedulian untuk membagikan informasi dari surat kabar.

Hari ini misalnya, Selasa, 26 Juli 2022, saat berkendara menyusuri jalanan Jogja pagi tadi, setidaknya ada tiga titik koran dinding yang masih terpajang.

Koran Dinding di Alun-Alun Selatan Jogja

Salah satu  lokasi koran dinding yang sempat terdeteksi pagi ini terletak di salah satu titik strategis di Jogja, yakni Alun-Alun Selatan.

Koran dinding itu terpajang di sudut timur laut alun-alun, tepat di sebelah utara penjual minuman dan makanan ringan.

Selama nongkrong sambil ngopi di tempat pedagang itu mangkal, kurang lebih setengah jam, setidaknya ada tujuh orang yang singgah untuk membacanya.

Para pembaca koran dinding itu mulai dari oang-orang yang beristirahat setelah olahraga pagi, hingga pembeli yang jajan di warung sekitarnya.

Baca juga: Klitih Identik dengan Kekerasan? Dulu Tidak Begitu

Kebayang nggak, bagaimana si pemasang koran dinding itu harus bangun pagi, kemudian melepas koran kemarin dan menggantinya dengan koran terbaru.

Kegiatan mengganti koran lama dengan surat kabar baru tersebut menjadi rutinitas harian mereka, demi membagikan informasi dan berita pada orang lain.

Sebagai orang yang pernah menjadi pembaca rutin koran dinding, tentu saja aku sangat berterima kasih pada mereka yang rela meluangkan waktunya untuk berbagi berita.

Bisa jadi mereka turut andil menjadikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai daerah dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) tertinggi di Indonesia.

Ya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Februari 2022, TGM masyarakat DIY tahun 2021 berada di angka 70,55.

Berdasarkan data itu, diketahui bahwa frekuensi membaca masyarakat DIY lebih dari enam kali dalam sepekan, dengan jumlah bahan bacaan sebanyak lima hingga enam buku per triwulan.

 12,199 kali dilihat,  59 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!