20 September 2022

Jalanan Jogja

Menyusuri Jalanan Jogja

Kolase foto pabrik gula di Jogja.

Kolase foto pabrik gula di Jogja. Foto: Istimewa

Pabrik Gula di Jogja, Dulu Ada 19 Unit

JALANANJOGJA.COM – Pabrik gula di Jogja saat ini hanya tersisa satu dari 19 pabrik gula yang ada, yakni Pabrik Gula Madukismo di kawasan Padokan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Dulu, ada 19 pabrik gula yang tersebar di sejumlah lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dari Kabupaten Bantul, Sleman, hingga Kulon Progo.

Bisa jadi, banyaknya pabrik gula tersebut berpengaruh juga pada masakan Jogja yang terkenal manis, meskipun mungkin tak semanis kenangan bersamamu.

Mengutip dari laman Baca Jogja, tercatat ada 19 SF (suiker fabriek) atau pabrik gula besar, lengkap dengan berbagai loji, taman dan rel lori yang menyambung ke stasiun-stasiun penghubung.

Dari 19 pabrik gula tersebut, tujuh di antaranya berada di Sleman, satu di Kulon Progo dan 11 di Bantul.

Namun, sebagian besar pabrik gula tersebut sudah dibumihanguskan saat penjajahan Jepang dan perang setelah kemerdekaan saat Belanda ingin menguasai Jogja kembali.

Sementara, sebagian lainnya berubah fungsi menjadi museum, balai desa, sekolah, rumahsakit dan juga banyak rawa-rawa.

Berikut Daftar 19 Pabrik Gula di Jogja

  1. PG Randoegoenting atau Tjandi Sewu, Kampung Mbabrik, Prambanan, Sleman. Saat ini hanya tersisa bangunan cerobongnya
  2. PG Tandjoengtirto/PG Kalasan, Berbah, Sleman. Saat ini bangunannya masih ada, tetapi menjadi gudang tembakau
  3. PG Wonotjatoer, Wonocatur (Saat ini menjadi Kompleks Bandara Adisucipto) Banguntapan, Bantul sekarang menjadi Museum Dirgantara TNI AU
  4. PG Kedaton Pleret, Pleret Bantul. Sekarang menjadi lapangan, belakang pasar Pleret.
  5. PG Jeboegan/Bantoel, di Kota Bantul. Sekarang menjadi SMP Negeri 1 Bantul.
  6. PG Barongan, Mindi, Sumbermulyo Jetis, Bantul. Kini menjadi kebun dan rawa-rawa. Bekas penopong cerobong asapnya masih ada.
  7. PG Poendong, di Pundong, Bantul. Kini menjadi gedung Rumah Sakit Penyandang Cacat.
  8. PG Padokan/Madoekismo, di Kasihan, Bantul. Saat ini pabrik itu masih beroperasi walau sebenarnya bukan pabrik yang lama.

Pabrik lama  telah dibumihanguskan agar tidak jadi markas Belanda. Pada tahun 1951 Sri Sultan HBIX kembali membangun pabrik itu.

Baca juga: Rindu pada Jogja Bisa Mendera Siapa Saja, Termasuk Kamu

  1. PG Gondanglipoero/Gandjoeran. Di Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul. Kini sebagian menjadi sekolah dan bagian bangunan gereja.
  2. PG Gesikan, di Wijirejo, Pandakan, Bantul. Saat ini menjadi hutan belukar namun sisa pondasinya masih terlihat.
  3. PG Demakidjo, di Dowangan, Banyuraden, Gamping, Sleman. Saat ini masih tersisa gedung administrator pabrik.
  4. PG Tjebongan di Cebongan, Mlati, Sleman. Saat ini menjadi gudang beras.
  5. PG Beran di Kota Beran, Sleman. Kini menjadi kompleks perkantoran pemerintah daerah Kabupaten Sleman.
  6. PG Medari di Caturharjo, Medari Sleman. Sekarang menjadi pabrik tekstil.
  7. PG Rewoeloe di dekat Stasiun Rewulu, Argomulyo, Sedayu, Bantul (Jalan Wates Km 9)
  8. PG Klatji di Godean, Sleman. Sekarang menjadi SMKN 1 Godean
  9. PG Sendangpitoe di Gedongan, Sumberagung, Moyudan, Sleman. Masih tersisa bangunan2 administrator pabriknya, sebagian menjadi kantor balai desa.
  10. PG Sedajoe di Sedayu, Bantul
  11. PG Sewoegaloer di Brosot, Galur, Kulonprogo. Sisa bangunan administrator pabrik masih ada.

 16,870 kali dilihat,  12 kali dilihat hari ini

error: Content is protected !!