Kerajinan Pipa Rokok Berbahan Tanduk di Kotagede

Bagikan

Sebagian pengunjung yang datang ke Jogja tidak akan melewatkan menyusuri trotoar di kawasan Malioboro. Mungkin kamu salah satunya.  Sudah menjadi rahasia umum bahwa di sepanjang trotoar kawasan Malioboro terdapat ratusan pedagang kaki lima yang menjual beragam barang. Mulai dari baju, makanan khas, hingga kerajinan.

Segala pernak-pernik unik ada di situ. Tidak heran kalau kamu dan sebagian pengunjung lain sengaja datang ke Malioboro untuk membeli oleh-oleh. Selain bisa memilih beragam barang, harga barang-barang di sana juga cukup terjangkau. Apalagi kalau kamu jago menawar.

Salah satu barang kerajinan yang banyak tersedia di lapak pedagang kaki lima Malioboro adalah pipa rokok dengan beragam bentuk dan ukuran. Bahkan bahannya pun beragam. Mulai dari kayu, tulang, hingga tanduk kerbau.

Saat ini pipa rokok cukup popular sebagai oleh-oleh, terutama untuk anak-anak muda. Tren itu seperti beriringan dengan kembalinya mereka menyukai rokok hasil lintingan sendiri. Pas banget kan. Setelah membeli pipa di Malioboro, kamu bisa langsung menuju ke kawasan Tugu Pal Putih atau Tugu Jogja untuk membeli tembakau. Jaraknya hanya sekitar satu kilometer dari Malioboro.

Tapi, kalau kamu punya banyak waktu di Jogja, selain membeli pipa di Malioboro, ada baiknya kamu melihat langsung proses pembuatan pipa rokok berbahan tanduk kerbau. Lokasinya di kawasan Kotagede, tepatnya di Kampung Gedongan, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta.

Proses pembuatan kerajinan berbahan tanduk kerbau di Kotagede Yogyakarta.

Mungkin kamu tidak menduga bahwa perajin itu seorang kakek berusia 78 tahun. Namanya Mbah Harto. Di ruangan depan rumahnya terdapat tiga etalase berbingkai kayu. Isinya sejumlah barang kerajinan hasil karyanya, mulai dari alat kerik, alat menggaruk punggung, gelang, hingga pipa berbahan tanduk kerbau.

Saat berkunjung ke sana pada November 2020 lalu, Mbah Harto, sapaan akrabnya, sempat menunjukkan bermacam barang kerajinan. Dia juga menjelaskan proses pembuatan barang-barang itu.

Ruang Produksi

Tempat produksi beragam kerajinan itu terletak di halaman, tepat di samping bangunan utama rumah. Di tempat itu tergeletak sejumlah alat pembuat kerajinan. Mulai dari kompor, kikir, penjepit dari besi, dan sejumlah peralatan lain. Sementara di bagian belakang ruang produksi, terdapat tumpukan tanduk kerbau yang belum diolah menjadi kerajinan.

Dia menunjukkan cara membuat pipa rokok. Tangan kanannya yang menggenggam kikir dengan lincah menggosok pipa rokok setengah jadi. Kikir itu digerakkannya maju mundur untuk menghaluskan pipa sekaligus membentuknya.

Untum membuat pipa rokok, dia hanya menggunakan bagian ujung tanduk. Prosesnya tidak terlalu rumit. Hanya roses penghalusan dan pelubangan pipa.

Proses pengikiran tanduk kerbau agar lebih halus.

Proses yang cukup rumit adalah membuat kerajinan lain. Dia harus melakukan beberapa tahap, mulai dari membelah tanduk menjadi dua bagian, memanaskan tanduk yang telah terbelah agar  lebih mudah saat proses pembentukan, memotong sesuai ukuran dan bentuk, serta proses penghalusan. Tapi itu bukan lagi menjadi proses yang sulit, sebab dia sudah melakukannya sejan tahun 1950-an.

Pembuatan kerajinan dari tanduk kerbau tersebut sama sekali tidak menggunakan bahan kimia. Seluruh prosesnya murni menggunakan tenaga manusia dan peralatan sederhana. Sehingga warna kerajinan yang sudah jadi pun sama dengan warna asli tanduk.

Kerajinan tanduk mengalami masa kejayaan, sekitar tahun 1990-an. Namun, perlahan kejayaan itu meredup. Barang-barang kerajinan dari tanduk mulai ditinggalkan oleh penggemarnya. Saat ini kerajinan berbahan tanduk yang masih banyak peminatnya adalah pipa rokok.

Pipa rokok hasil karyanya tidak dititipkan di kawasan Malioboro. Sebab sudah ada toko oleh-oleh dan suvenir yang menjadi langganannya. Di sanalah barang-barang itu dititipkan untuk dijual kembali.

 215 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!